Teks Berjalan

Salurkanlah sebahagian penghasilan anda: baik zakat, infaq, sodaqoh maupun sumbangan lainnya untuk pembangunan Masjid Sabilurrasyad

Sabtu, 18 Februari 2012

Serah terima Bantuan Tahap 2 Untuk Pembangunan Masjid Sabilurrasyad

Realisasi komitmen Bapak H.A Sulaiman HB dan keluarga menyalurkan Infaq/bantuan untuk kelanjutan Pembangunan Masjid Sabilurrasyad yang baru, sebesar 1 (satu) Milyar rupiah secara bertahap selama sepuluh bulan berturut-turut, masing-masing sebesar Rp.100 juta, hari ini Sabtu, 18 Pebruari 2012 setelah selesai Shalat Ashar berjama’ah diserahkan untuk tahap kedua. Acara penyerahan di wakili oleh keluarga Bapak H.A Sulaiman HB yang diterima langsung oleh Ketua Panitia / Pengurus Masjid Sabilurrasyad Drs. H.Paujan Husaini, M.AP yang disaksikan langsung oleh H.Abdussalam (anak menantu) Bapak H.A Sulaiman HB, Pengurus Masjid dan para jama’ah lainnya.

Senin, 06 Februari 2012

BUPATI BATOLA HADIRI MAULID NABI DI MASJID SABILURRASYAD



Semarak Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar di ruang induk Masjid Sabilurrasyad, Kelurahan Lepasan, Kecamatan Bakumpai ini terasa berbeda dari biasanya. Peringatan kali ini selain dihadiri oleh Orang Nomor Satu di Bumi Ijejela yakni Bupati Barito Kuala (Batola) H.Hasanuddin Murad, SH,  juga dihadiri oleh Camat Bakumpai M.Mujiburrahman, SSTP, M.Si  beserta unsur Muspika, Kepala-Kepala Desa dan Lurah se Kecamatan Bakumpai.
Acara peringantan Maulid Nabi Muhammad SAW diawali dengan lantunan Syair Maulid yang dibawakan oleh Group Alhabsy pimpinan H.Ahmad Gazali IMB, dan dilanjutkan dengan Pengajian ayat suci Al-Qur’an oleh H.Muhammad Saidi, Juara Pertama Remaja MTQ Propinsi Kalimantan Selatan.

Sabtu, 21 Januari 2012

PENYERAHAN BANTUAN DANA PEMBANGUNAN MASJID SABILURRASYAD

Masayarakat Kelurahan Lepasan khususnya dan Kecamatan Bakumpai umumnya merasa lega dan bersyukur kehadirat Allah SWT...dimana dalam pelaksanaan Relokasi / Pembangunan Masjid Sabilurrasyah yang terletak di Kelurahan Lepasan Rt.16 Kecamatan Bakumpai akan mendapatkan Bantuan Dana guna kelanjutan Pembangunan Tahap II yaitu dari Bapak Haji ABDUSSAMAD SULAIMAN, HB Ketua DPD Partai Golkar sekaligus sebagai Pimpinan HASNUR CENTRE sebesar Rp. 1 Milyar. dimana akan dikirim ke Rekening Masjid Sabilurrasyad setiap awal bulan sebesar Rp. 100 juta selama 10 bulan berturut-turut.

Kamis, 03 November 2011

MEMAKNAI HARI RAYA IDUL ADHA ATAU IDUL QURBAN

Umat Islam sebentar lagi akan merayakan Idul Adha atau Idul Qurban 10 Dzulhijjah 1432.H, bahkan jamaah haji pun sudah terkonsentrasi di kota Mekkah dan akan bersiap-siap diberangkatkan ke Arafah untuk melakukan Ukuf. Ada beberapa pertanyaan yang terkait dengan bulan ini, di antaranya: Bagaimana memaknai bulan Dzulhijjah? Apa sunnah pada hari raya kurban? Dan apa makna dari idul kurban ini? Tulisan ini diolah hasil galian dari berbagai sumber yang mencoba menjelaskan pertanyaan-pertanyaan di atas. Kata Idul Adha artinya kembali kepada semangat berkurban. Berbeda dengan Idul Fitri yang artinya kembali kepada fitrah. Bila Idul Fitri berkaitan dengan ibadah Ramadhan, di mana setiap hamba Allah selama Ramadhan benar-benar disucikan sehingga mencapai titik fitrah yang suci, tetapi dalam Idul Adha tidak demikian. Idul Adha lebih berupa kesadaran sejarah akan kehambaan yang dicapai nabi Ibrahim dan nabi Ismail alaihissalam. Karenanya di hari tersebut ibadah yang paling utama adalah menyembelih kurban sebagai bantuan dan tali asih terhadap orang-orang miskin.

Minggu, 30 Oktober 2011

NU Prediksi Idul Adha 6 Nopember 2011

Hari Raya Idul Adha di Kalimantan Selatan di Prediksi jatuh pada hari Ahad, 6 Nopember 2011.
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Kalsel, H. Sarbaini Haira mengungkapkan, Idul Adha di Kalsel kemungkinan akan berbarengan. Hal ini senada dengan yang disampaikan oleh Kemnterian Agama Kalsel yang memprediksi Idul Adha bakal tidak ada perbedaan. "Kemungkinan besar tidak ada perbedaan, sehingga perayaan Idul Adha bisa bersamaan digelar" ungkapnya.

Sabtu, 24 September 2011

PEMBANGUNAN MASJID SABILURRASYAD RESMI DIMULAI


Bupati Barito Kuala saat melakukan peletakkan pertama adonan semen
Relokasi pembangunan Masjid Sabilurrasyad di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Resmi dimulai dengan ditandai pengecoran perdana Tiang Guru ( Tiang Tengah ) oleh Bupati Barito Kuala H.Hasanuddin Murad, Sabtu (17/9)tadi.
Pembangunan Relokasi perdana tersebut juga disaksikan unsur Muspida Kab.Barito Kuala, Camat Bakumpai beserta unsur Muspika, pimpinan PT.Hutama Karya (HK) juga pimpinan PT.Talenta Group, para Kepala Desa, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.
Hasanuddin Murad meminta kepada pelaksana pembangunan masjid agar dalam membangun hendaknya direncanakan dengan baik  dan menyesuaikan dengan dana yang tersedia serta tidak membangun yang kurang bermafaat. "Yang penting untuk kenyamanan beribadah itu yang diutamakan, tidak perlu megah dengan membangun menara yang tinggi-tinggi yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah, jika demikian kapan selesainya" kata Hasanuddin Murad.
Ia meyakinkan kepada panitia dan jemaah masjid Sabilurrasyad bahwa masjid ini pasti akan dapat terselesaikan karena ini merupakan rumah Allah dan tempat ibadah yang suci.

بسم الله الرحمن الرحيم

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته


Dengan terbentuknya Panitia / Pengelola Pembangunan Masjid Sabilurrasyad Masa Bhakti : 2010 - 2015 pada  Hari Minggu, 02 Mei 2010 dan Hasil Keputusan Rapat Panitia beserta Jemaah Masjid Sabilurrasyad pada tanggal 17 Desember 2010 telah disepakati untuk merelokasi Pembangunan Masjid Sabilurrasyad ke lokasi baru yang letaknya sangat strategis. Dan Menyusul di terbitkannya Surat Keputusan Camat Bakumpai Nomor : 814.1/07/BKP, tanggal 01 Pebruari 2011, Tentang PENGESAHAN SUSUNAN KEPENGURUSAN PANITIA PENGELOLA DAN PEMBANGUNAN MASJID SABILURRASYAD PRIODE 2010 - 2015.

Relokasi Pembangunan Masjid Sabilurrasyad tersebut berdasarkan atas pertimbangan :

1.    Bangunan Masjid Sabilurrasyad yang ada sekarang ini tidak mungkin untuk terus dipertahankan, karena disamping terletak ditepi sungai dan rawan longsor juga setiap tahun pada musim hujan tiba dimana air pasang naik sangat tinggi, sehingga mengakibatkan bagian lantai Masjid selalu terendam air. Sedangkan untuk peninggian bagian lantai Masjid tersebut biayanya hampir sama dengan biaya membangun Masjid baru.